112 Pengajuan Permohonan Paspor Di Kantor Imigrasi Kerinci Ditangguhkan Sistem

0
957

Ada Indikasi Non Prosedural

Kerinci, SI – Sebanyak 112 Pengajuan permohonan paspor di Kantor Imigrasi Kerinci ditangguhkan oleh sistem. Data ini berdasarkan pengajuan permohonan paspor dari Januari hingga Agustus 2018. Ditangguhkan penerbitan paspor karena ada terindikasi TKI non prosedural.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas Tiga Kerinci Azhar menjelaskan bukan dari kantor Imigrasi Kerinci yang menangguhkan pengajuan permohonan paspor melainkan sistem yang terhubung dengan dirjen keimigrasian di Pusat. Sistem online ini terintegrasi kepada seluruh kantor Imigrasi yang ada di Indonesia dan pusat. Disana, juga tertera alasan kenapa pemohon ditangguhkan penertiban paspor, salah satu alasannya karena ada indikasi TKI Non Prosedural.

Penangguhan sendiri beragam waktunya, bisa saja selama enam bulan, satu tahun bahkan dua tahun. Hal ini tergantung pada berat dan ringannya persoalan pemohon itu sendiri.

Menurutnya, ditangguhkan penerbitan paspor karena terindikasi menjadi TKI Non prosedural, ini bisa dilihat dari pemohon yang mengajukan permohonan pembuatan paspor memberikan data yang tidak sesuai. Misalnya, pertama pembuatan paspor bernama Amir, dan pengajuan kedua namanya Udin. Hal ini terlihat pada sistem jika ada nama yang beda.

Bukan itu saja, pemohon pembuatan paspor yang tidak jelas tujuannya. Seperti terjadi pada saat wawancara oleh pihaknya kepada pemohon. Rata-rata mereka ingin pergi ke Malaysia namun tidak tahu alamat jelas di negera tersebut. Tentu, penerbitan paspor ditangguhkan sampai pemohon melengkapi persyaratannya.

Azhar mengakui hal ini dilakukan untuk menghindari tindak pidana penjualan orang di negera lain. Jika pemohon pembuatan paspor jelas tujuannya dan melengkapi persyaratan yang dibutuhkan maka pihaknya tidak akan mempersulit penerbitan paspor (Romi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here