AJB Bawa Sungaipenuh Jadi Kota Pemekaran Terbaik di Indonesia

0
358
SUNGAIPENU.SOI – Kota Sungaipenuh yang belum genap berumur 10 tahun mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. Ini tak lepas dari kerberhasilan Asafri Jaya Bakri (AJB) membangun Kota Sungaipenuh, baik dari sektor infrastruktur, aset dan Sumber Daya Manusia (SDM) pegawai.

Sejak dipimpin AJB 2011 lalu (periode pertama) hingga periode ke dua sekarang banyak kemajuan yang dicapai Kota Sungaipenuh. Ini terbukti dari keberhasilannya menempatkan Kota Sungaipenuh di peringkat 4 Nasional sebagai daerah otonomi baru dengan nilai tertinggi.

Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Sumarsono mengatakan, Sungaipenuh masuk empat besar daerah otonomi baru yang dinilai berhasil. Ke empat daerah otonomi baru yang meraih nilai sangat tinggi itu masing-masing Kabupaten Bandung Barat dengan skor 3.2589, Toraja Utara (3.0728), Tangerang Selatan (3.0338) dan Kota Sungaipenuh (3.0242).

” Sedangkan daerah yang nilainya paling rendah Lanai Jaya (Papua). Skornya hanya 0,6237. Sampai tak ada informasi tentang Lanai Jaya. Saya kira ini harus fokus pendampingan. Kalau data enggak ada berarti tak terecord dengan baik,” kata Sumarsono.

Menurut dia, penilaan dilakukan berdasarkan data evaluasi kinerja penyelenggaraan Pemda, sesuai PP Nomor 3/2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah, dan Laporan Pertanggungjawaban Kepala Daerah kepada DPRD dan LPPD Pemda. ‘’PP Nomor 6/2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah oleh Ditjen Otda Kemendagri tahun 2016,” ujar Sumarsono saat membuka Rapat Pembahasan Dalam Rangka Peningkatan Kinerja Pemerintahan di 57 Daerah Otonom Pembentukan Tahun 2007-2009 di Yogyakarta, Selasa (19/9) lalu.

Perlahan namun pasti, Kota yang dikenal dengan nama ‘Bumi Sahalun Suhak Saletuh Bdei’ ini mulai mensejajarkan diri dengan daerah lain di Provinsi Jambi dalam hal capaian pembangunan dan torehan prestasi. Pondasi pembangunan yang ditanamkan secara kuat oleh Walikota Definitif pertama, H. Asafri Jaya Bakri atau akrab disapa AJB, telah melahirkan perubahan positif yang dapat dilihat secara kasat mata.

Hasil-hasil pembangunan, seperti infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan pemberdayaan yang dilaksanakan secara merata dan berkeadilan, saat ini sudah dirasakan dan dinikmati manfaatnya oleh warga Kota yang mendiami delapan kecamatan. Prestasi pembangunan juga tercermin dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sungai Penuh yang tertinggi di Provinsi Jambi.

Berbagai terobosan dilakukan Walikota dua periode ini diantaranya dibentuknya Badan usaha milik Desa (Bumdes), didirikannya e-warung dan diberlakukannya program pensiun otomatis bagi ASN dan masih banyak hal lainnya. Hal itu merupakan inovasi yang dilakukan untuk mewujudkan kota Sungaipenuh Cerdas 2021.

( Red )

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here