Helmi : PT. PLN. ( Persero) Sumbagsel Bayar Kompensasi Tanah Berdasarkan KJPP

0
480

Kerinci, SI- Penetapan  Kompensasi Tanah yang dilalui Saluran Udara Tengangan Tinggi ( SUTT) yang disalurkan pada masyarakat sudah sesui dengan ketentuan pihak KJPP ( Kantor Jasa Penilai Publik )

Hal ini dikatakan Helmi Fauzi Ketua Umum LSM Lasak kepada Media ini Minggu ( 14 /4/2018),  menurutnya,  dalam pembayaran kompensasi pihak PT. PLN( Persero)  Sumbagsel membayar mengacu  dan berpatokan dengqn keputusan KJPP yang mana warga menerima kompensasi 15 persen dari  harga pasaran,  sesuai lokasinya dan jarak,

Diakuainya , masyarakat penerima kompensasi tanah benar berpariasi, baik tanah ,maupun kompensasi rumah,  hanya saja yang membedakan adalah lokasi dan bentuk bangunan, ” ungkap Helmi

” Untuk kompensasi tanah maupun rumah PT. PLN.  ( dalam pembayarannya tetap berbeda tergantung kondisi dan bentun bangunan ,” ujar Helmi

Dikatakannya,  kompensasi yang diberikan  terhadap warga, semua berdasarkan ketentuan dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Kabupaten Kerinci,   pihak  PLN tinggal membayar lagi, ” ungkapnya.

” Selaku lembaga  pendamping yang mengerti dengan kondisi dilapangan,  juga tidak menginginkan terjadinya pembohongan publik, namun apapun bentuk terkait kompensasi yang diberikan kepada masyarakat sudah  melalui proses kajian tim khusus KJPP cukup matang  pertimbangan- pertinbangan  yang seadil- adilnya untuk kepetingan masyarakat tidak, merugikan masyarakat,, ” ungkapnya

Helmi dalam hal ini meminta kepada warga masyarakat, demi kelancaran pembangunan jaringan SUTT wilayah Kabupaten dan Kita Sungaipenuh untuk tidak terprovokasi dan terpengaruh informasi – informsi  dari oknum yang meresahkan ,”ujarnya

Jika kita boleh bicara jujur lanjutnya, jika menghandaki Kerinci aman ,Kerinci Sejahtera, Kerinci Damai,  kalau kita mau mengenyampingkan para pemberita Hoax, yang dinilai sebagai penghambat pembangunan,  yang berdampak kesenjangan sosial ekonomi masyarakat, bahkan juga terjadi pembodohan aturan ditengah masyarakat, mengompor-ngompori masyarakat yang mengakibatkan terhambatnya pembangunan SUTT yang salama ini diharapkan masyarakat kerinci mengatasi krisis kelistrikan, ” ungkapnya ( Edi. T)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here