HELMI : TERKAIT KOMPENSASI SUTT WARGA DIMINTA UNTUK TIDAK TERPANCING ISU YANG MENYESATKAN 

0
385
Kerinci,  SI – Setelah sukses menghadapi berbagai kendala dalam tahapan – tahapan pembayaran tamanam tumbuh,  saat ini PT. PLN  (Persero)  Sumbagsel terus bergerak maju melaksanakan tahapan pembayaran kompensasi tanah  dan rumah  warga yang dilalui lintasan Jaringan SUTT
Meski masih terdapat di dua kecamatan lagi yg belum  dilaksanakan pekerjaan fisiknya seperti di Kecamatan Pesisir Bukit dan Kecamatan Air Hangat Timur namun dalam waktu dekat segera kita laksanakan,  ” terang nya.
Dikatakan Helmi, jika masih terdapat beberapa warga yang belum dilakukan pembayaran, atau masih ada yang terlambat selama ini itu bukanlah kesalahan dari pihak PLN,  dikarenakan  dua penyebab,  diantaranya, karena orang – orang yang bersangkutan keberadaannya tidak ada ditempat , dan belum ada di Acc dari pihak pemerintah Desa, ” bagaimana  mau membayar karena belum jelas identitasnya,  jika sudah ada  kesepakatan dari desa ( Acc -red)  oleh kades, siap dibayar, ” sebutnya
Lebih lanjut dijelaskan Helmi  terkait pembayaran Kompensasi tanah demi kelancaran pembangunan SUTT di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh, PLN mengacu dan berpedoman pada KJPP ( Kantor Jasa Penilai Publik)  yang dinilai pas dan tidak merugikan masyarajat,  dan tidak mengacu Nilai Jual Opjek Pajak ( NJOP),” ujarnya.
” Jika mangacu pada NJOP yakin banyak masyarakat yang dirugikan, bisa- bisa harga tanah per – meternya menjadi Rp. 500, namun  demi kalancaran pembangunan kita mengambil garis tengah sesuai harga yang ditetapkan oleh pemerintah yaitu KJPP hal ini berdasarkan ketentuan  ketetapan pemerintah Kerinci,  bahkan KJPP, sudah melalui proses pengkajian yang matang  melalui sorve Independent, ” ungkapnya
Disampaikannya,  Perusahan Listrik Negara. PT. PLN ( Persero) Sumbagsel, dalam hal ini sedikitpun tidak untuk merugikan masyarakat, makanya dalam pembayaran Kompensasi tanah mengarah pada KJPP,,  jika mengarah dengan. NJOP masyarakat pasti mengalami kerugian, ” katanya
Sebelumnya PT. PLN ( Persero) Sumbagsel,  telah selesai membayar Kompensasi tanah di wilayah Desa Muara Emat berkisar 50%sisnya yang 50℅ lagi akan segera diselesaikan “bebernya
Tentunnya,  masyarakat memepertanyakan kenapa desa tersebut yang telah dibayar,  karena Pemerintah Desa dan masyarakat cukup mengerti maka sukses dilaksanakan pembayaran konpensasi tanah” sebut Helmi
Untuk diketahuai terkait kompensi tanah masyarakat  sesuai dengan peraturan dan ketentuannya berjumlah 20 Meter, dengan rincian  10.M lebar kiri,  dan 10.Meter Kanan, dari As Tiang Tower
Demikian terkait jumlah kompensasi lanjut Helmi,  adapun harga  yang diterima oleh masyarakat 15 % dari harga pasaran tanah, harga tersebut sesuai dengan penghitungan KJPP, tidak berpatokan dengan NJOP,  seperti pembayaran di Muara Emat baru- baru ini sukses dilaksanakan
Dalam hal ini,  Helmi menyarankan , ” atas nama Ketua Umum LSM lasak Kabupaten Kerinci meminta , ” kepada masyarakat jangan terpancing  isu- isu yang menyesatkan dan terprovokasi oleh oknum – okum yang tidak bertanggung jawab hingga menimbulkan keresahan ditengah masyarakat, ” ungkap Helmi Minggu ( 8/4/2018) di kediamnya Sanggaran Agung
Helmi juga menyampikan , dalam pembayaran konpensasi tanah , maupun rumah tergantung jenis dan bentuk rumahnya, tetap berbeda nilai kompensasi yang diterima warga, tergantung dengan kondisi lokasinya , “tukasnya ( Edi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here