Jemput Bola, Disdukcapil Kerinci Rekam KTP – el di Tiap Desa dan Kelurahan

0
420

KERINCI – Meskipun terus menggejot perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) ditingkat kecamatan, namun hingga saat ini masih ada ribuan yang belum melakukan perekaman. Padahal, beberapa bulan lagi akan dilaksanakan pesta Demokrasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kerinci.

Berdasarkan data dari Dinas Dukcapil Kerinci, dari jumlah warga yang wajib KTP-el 177.438 orang untuk kabupaten Kerinci, yang belum melakukan perekaman hingga saat ini sebanyak 7.781 orang.

Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kerinci, Hakiman, mengatakan bahwa pihaknya terus mempercepat pelaksanaan proses penerbitan Kartu Tanda Penduduk Elektrik (KTP-el) bagi masyarakat Kabupaten Kerinci.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Hakiman membenarkan pihaknya terus melaksanakan koordinasi dengan petugasnya di kecamatan dan petugasnya yang ada di tingkat Kantor Disdukcapil Kerinci, untuk berusaha secepat mungkin memberikan pelayanan penerbitan KPT bagi masyarakat Kerinci.

Hal ini, selain intruksi dari Pemerintah pusat, juga sebagai bentuk dukungan Disdukcapil Kerinci untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak yang pelaksanaannya juga dilakukan Kabupaten Kerinci. “Syarat untuk memilih salah satunya adalah KTP-el, makanya kita kebut proses penerbitan KTP-el,”ungkapnya.

Namun, sayangnya kesadaran masyarakat masih rendah untuk keinginan melakukan perekaman KTP-el. Dari data per 26 Februari 2018 jumlah yang sudah melakukan perekaman 169.657 orang,sedang yang belum melakukan perkeman sebanyak 7.781 orang.

“Dari jumlah yang wajib KTP-el di Kerinci 177.438 orang, sampai saat ini yang belum merekam sampai saat ini 7.781 orang, kita terus mempercepat untuk melakukan perekaman,”sebutnya.

Dirinya sudah mengintruksikan kepada petugas pembuatan KTP-el yang berada di setiap kecamatan di Kerinci untuk bergerak cepat. Bahkan, pihaknya juga telah menurunkan petugas dari disdukcapil Kerinci ke sekolah-sekolah yang ada di Kerinci.

Pasalnya, sebagian besar masyarakat yang wajib KTP, merupakan masyarakat generasi muda dan masyarakat lansia yang memang tidak sempat mengurus KTP- el Kebanyakan Wajib KTP – el baru yang belum melaksanakan perekaman, seperti anak sekolah SMA. Begitu juga dengan lansia yang sibuk bekerja di kebun dan lahan pertaniannya yang belum mengurus KTP. Selain itu, Himbauan pembuatan KTP-el juga sudah kita sampaikan ke pihak kecamatan dan Pemerintah desa,”pungkasnya. ( Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here