Kerja Sama Dengan Pemkot , KP2KP Sungai Penuh Dan KPP Pratama Bangko Gelar Pekan Panutan PBB-P2, Sosialisasi Pajak 2019

0
178

Sungaipenuh, Suara Independent – Walikota Sungai Penuh, H. Asafri Jaya Bakri (AJB) buka pekan panutan PBB-P2, sosialisasi pajak daerah tahun 2019 dan penyampaian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak penghasilan orang/pribadi, Kamis (28/3).

Acara yang gegas oleh KP2KP Sungaipenuh dan KPP Pratama Bangko dengan Tema ”  DENGAN MEMBAYAR PAJAK KITA WUJUDKAN PEMBANGUNAN YANG BERKELANJUTAN ” berkerjasama dengan  Badan Keuangan Daerah (BKD) dilaksanakan di aula kantor Walikota Sungai Penuh.

Turut hadir Ketua DPRD, Fikar Azami, S.H, M.H, unsur forkopimda, staf ahli, asisten, kepala SKPD, kepala KP2KP, Camat, Kepala Desa, Kepala Sekolah dan pengusaha yang ada di Kota Sungai Penuh.

Walikota Sungaipenuh AJB. dalam sambutannya menyampaikan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersumber dari pajak dan retribusi daerah. Saat ini PAD Kota Sungai Penuh sebesar 44 M. Itu hanya senilai 5.6% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sungai Penuh yang sebesar 800 M.


PAD Kota Sungai Penuh yang masih rendah disebabkan lemahnya kesadaran membayar, ” ujar  Wako

“Taat pajak diharapkan sadar dengan hak dan kewajibannya,” imbuh AJB.

Lebih jauh, Wako AJB menjelaskan, kurangnya aset produktif yang ada di Kota Sungai Penuh juga turut andil penyebab rendahnya PAD. Melalui sosialisasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kepada seluruh masyarakat, pengusaha dan pejabat agar taat pajak demi pembangunan Kota Sungai Penuh.
“Otonomi yang sesungguhnya adalah membangun dari hasil daerah sendiri,” jelas AJB.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Sungai Penuh, Fikar Azami dalam sambutannya. Sebagai kota yang bergantung dari pajak dan retribusi, PAD sangatlah berpengaruh. Tanpa itu tidak bisa menjalankan roda pemerintahan. “Mari menjadi wajib pajak yang baik,” pesan Fikar.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Bangko, Maulana Abdullah, mengatakan bahwa pajak adalah tulang punggung penerimaan negara. Dia juga mengingatkan, untuk menyampaikan SPT orang/pribadi paling lambat 31 Maret 2019, serta SPT badan/usaha paling lambat 30 April 2019.

“Saat ini penyampaian laporan dapat dilakukan secara online,” jelasnya.
Pantauan Media SI di kesempatan ini, Wako AJB bersama Fikar menyampaikan SPT tahunan melalui e-filling.( Adv )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here