KPK Gelar Rakor dan Supervisi dengan Pemkab Kerinci

0
131

KPK Apresiasi Pelaksanaan TPP Kerinci dan Bakal Dijadikan Pilot Project

KERINCI,-SUARA INDEPENDENT – Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) menggelar pertemuan dengan pemerintah Kabupaten Kerinci, diruang pola Kantor Bupati Kerinci, Rabu (13/3).

Kedatangan Tim KPK ke kabupaten Kerinci dalam rangka rapat koordinasi dan supervisi program pemberantasan korupsi terintegritas tahun 2019.

Rombongan KPK RI dipimpin langsung Koordinator Supervisi Pencegahan Korupsi KPK Wilayah II Sumatera, Aida Ratna Zulaiha. Acara yang dipimpin langsung Bupati Kerinci, H Adi Rozal dihadiri semua Kepala SKPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Kegiatan tersebut, langsung dihadiri Bupati Kerinci H. Adirozal didampingi Wakil Bupati Kerinci H. Ami Taher dan Sekda Kerinci Gasdinul Gazam. Selain itu juga hadir kepala SKPD serta sejumlah pejabat eselon III dan IV dilingkup Pemkab Kerinci.

Usai pertemuan, Koordinator Pencegahan Korupsi wilayah II Sumatera  KPK RI, Aida Ratna Zulaiha mengapresiasi pemerintah kabupaten Kerinci untuk dua program yakni pelaksanaan Dana Desa dan juga manajemen ASN yang sudah menggunakan TPP ASN seperti yang diharapkan.

“Kita melakukan evaluasi terhadap program pencegahan terintegrasi di kabupaten Kerinci, hasil evaluasi terhadap yang diperoleh adalah berada peringkat ke 7 dengan Nilai 55 tapi dibawa rata-rata nasional yakni 58,”katanya

Dalam pertemuan tersebut, lanjutnya ada beberapa poin program terintegrasi yang dilakukan evaluasi diantaranya Integrasi Plenning dan budgeting, Pelayananan terpadu satu pintu, Pengadaan barang dan jasa, manajemen ASN, Dana Desa.

“Dari Progres pelaksanaan yang paling baik seperti Dana Desa dan Menajemen ASN karena telah memakai sistem Tunjangan Penghasilan,”sebutnya.

Bupati Kerinci, Adirozal, dikonfirmasi juga membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan bahwa seusai mendengar pemaparan dari BKPSDM Kerinci soal TPP ASN, KPK RI mengapresiasi apa yang telah dilakukan Kerinci.

“Memang benar, namun kita jangan terlalu berbesar hati. Tentunya, kedepannya sebagai motivasi untuk terus perbaiki hingga lebih baik lagi,” ujar Bupati Adirozal.

KPK RI, lanjutnya akan merekomendasikan agar Daerah lain belajar ke Kerinci dalam penetapan TPP ASN. “Mereka meminta agar Daerah lain belajar ke Kerinci, bagaimana manajmen ASN ini, semoga ini menjadi kenyataan,”tuturnya.

Kepala BKPSDM Kerinci, melalui Kabid Pendataan, Pengembangan Karir dan Penilaian Kinerja, Jondri Ali. Juga membenarkan hal tersebut “Alhamdulillah, buk Aida mengapresiasi pelaksanaan TPP ASN yang kita laksanakan,”kata Jondri Ali.

Tidak hanya mengapresiasi, tambah Jondr Ali, KPK RI juga berencana akan menjadikan program pelaksanaan TPP ASN di Kerinci berbasis merit peta jabatan, nilai jabatan sebagai project KPK RI.

“Program TPP ASN Kerinci akan dijadikan sebagai Pilot Project KPKRI terhadap penerapan TPP ASN di Wilayah II Sumatera”,tukasnya ( HUMAS/ADV )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here