Maraknya Peredaran Obat Ilegal Serta Makanan Kadaluarsa, DPRD Kabupaten Kerinci Panggil Loka BPOM

0
237

KERINCI SI – Terkait maraknya peredaran obat ilegal serta makanan kadaluarsa di Kerinci dan Sungai Penuh, Komisi I DPRD kabupaten Kerinci dengan sigap mengambil tindakan memanggil pihak Loka BPOM Kerinci dan Sungai Penuh untuk dimintai keterangannya.

Pada kesempatan tersebut nampak hadir Kepala Loka BPOM Kerinci dan Sungai Penuh Tesi Mulyani, Kadis Kesehatan Kerinci serta sejumlah staf Loka BPOM dan Jajaran Komisi I.

Pihak BPOM melalui Tesi Mulyani menyampaikan, kalau hingga saat ini kehadirannya baru berkisar satu bulan, dalam upaya menjalankan peran secara maksimal, Loka BPOM telah melaksanakan sejumlah kegiatan yang diantaranya sosialisasi dimasyarakat, sekolah dan beberapa kegiatan lainnya, terkait akhir-akhir ini masyarakat dihebohkan dengan beredarnya obat-obatan ilegal serta makanan kadaluarsa, Loka BPOM memohon maaf jika belum mampu bekerja secara maksimal.

” Saat ini kami sudah melaksanakan pemantauan dititik rawan, penyampaian informasi dimasyarakat dengan mengadakan penyuluhan” ujarnya.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kerinci Elyusnadi menyampaikan terima kasih atas kesediaan dari Loka BPOM memenuhi undangan Komisi I, pertemuan ini dilandasi atas adanya laporan sejumlah elemen dan dimaksudkan agar masyarakat dapat merasakan kenyamanan dan keamanan dalam mengkonsumsi obat dan makanan yang beredar dipasaran.

” Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih pada sejumlah media yang telah menaruh perhatian terhadap berbagai masalah sosial dimasyarakat dan menyampaikan dengan DPRD kabupaten Kerinci” ungkap Ketua Komisi l.

Ketika diminta komentarnya terkait hasil pertemuan tersebut, Elyusnadi mengatakan bahwa dalam waktu dekat Loka BPOM bersama DPRD, Polres Kerinci, dan pihak Instansi terkait serta Media dan Lembaga kontrol sosial lainnya akan turun langsung kelapangan melakukan peninjauan dan pengawasan, jika ditemukan makanan dan obat-obatan yang tidak layak konsumsi, maka pihak terkait akan mengambil tindakan tegas, dengan memusnahkan serta pemberian sanksi pada penjualnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketua Forwami Kerinci/Sungai Penuh Sukatri mengaku salut akan sigapnya DPRD Kabupaten Kerinci dalam menyikapi masalah yang sempat meresahkan masyarakat ini.

“Selang beberapa hari saja dari pemberitaan, Ketua Komisi I dan para anggota langsung bertindak cepat, waaaah begini seharusnya wakil rakyat, semoga kedepannya kinerjanya dapat lebih ditingkatkan, agar masyarakat yang telah memilihnya benar-benar merasa terwakili,”ungkap Sukatri.(AD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here