Nama Kajari Sungai Penuh Dicatut, Oknum Peras Uang Kades

0
459

Sungaipenuh, SI –  Sejumlah Kepala desa di Kota Sungai penuh mengaku dimintai uang jutaan rupiah oleh oknum yang mengaku dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh. Permintaan sejumlah uang tersebut menurut keterangan Kades, melalui telepon oleh oknum tersebut.

Informasi yang diperoleh dilapangan ada  Kades yang mengalami hal serupa. Di antaranya Kades Karya Bakti, desa Kades Lawang Agung, dan Kades Koto Lebu dan lainnya,

Menurut keterangan Kades, oknum yang meminta uang tersebut mencatut nama Kejari Sungai Penuh, Romy Arizyanto. Sehingga Kades yang mendapat telpon mengaku dari Kejari dengan meminta uang sampai Rp5 juta agar segera diberikan Kades. “Kami ditelpon atas nama kejari minta pitih 5 juta untuk uang ke Jakarta katonyo. Ado rapat kejakarta,” ujar Kades Lawang Agung, Hendri Evison kepada wartawan, Kamis (5/4).

Bahkan agar Kades percaya, oknum yang menelpon tersebut mengatakan akan ada tim yang turun ke Kades untuk memeriksa sejumlah realisasi dana DD tahun 2016 – 2017,, ” silvanya dikemanakan, ” terang kades.

“Katanya tiga hari lagi personil saya akan turun. Siapkan saja bahan yang kami butuhkan besok, ” ujar kades lawang agung mendengar ucapan telepon tersebut

Kades membantah , “saya bilang tidak punya uang ,jangankan mau beri uang gaji sayapun belum ada saya urus,  Ya, pandai-pandai pak kadeslah cari uang katanya,” ujar Kades

Hal yang sama juga diakui Kades Karya Bakti, Sukardi. Dirinya juga mengaku di SMS  orang yang mengaku dari Kejari, agar saya menghubungi Kejari Sungaipenuh untuk meminta sejumlah uang, “ujar Sukardi melalui via Hp.

Secara terpisah Kasi Intel Kajari Sungaipenuh, Zulkifli Lubis menegaskan hal ini bukanlah dari Kejari. Akan tetapi merupakan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Bahkan Kejari meminta agar Kades memancing untuk ketemu, lalu dilaporkan ke pihak terkait agar ditindak. “Pancing aja langsung ketemu, itu saya bilang. Nanti kita tindak,” ujarnya

Selain itu menyikapi persoalan pencemaran nama Kejari ini, Kasi Intel menunggu Kajari dari luar daerah. Setelah itu nantinya akan dilakukan himbauan. Karena hal ini sudah kerap terjadi, untuk mengantisipasi , Walikota maupun Bupati diminta memberikan himbauan ke seluruh Instansi, Kota Sungaipenuh,  Kabupaten Kerinci, dan ke-Desa- desa  maupun masyarakat, “ujar Kasi Intel

“Kami akan berkoordinasi dengan Walikota dan Bupati untuk memberikan himbauan kepada seluruh Kades , Instansi yang ada di Kota Sungaipenuh,  Kabupaten Kerinci maupun masyarakat,  jangan sampai tertipu dari penelepon, atau SMS gelap yang mengaku – ngaku oknum Kejari Sungaipenuh ” ungkapnya.( TN )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here