Oknum Wartawan dan LSM marak Jelang Lebaran Zoni : Minta Pejabat Tidak Melayaninya.

0
493

Kerinci,  SI -Maraknya oknum wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) abal-abal di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi menjelang hari raya idul fitri tahun 2018 ini, membuat Pejabat Cemas dan dihantui rasa ketakuatan

Hal ini disebabkan oleh banyaknya oknum wartawan dan LSM abal-abal yang medatangi pejabat hanya sekedar untuk meminta Tunjangan Hari Raya (THR).

Terkait Hal tersebut, Zoni Irawan Plt Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh meminta kepada pejabat dan masyarakat untuk tidak melayani oknum wartawan dan LSM “abal-abal” atau Palsu yang hanya sekedar menakut-nakuti pejabat agar memberikan THR untuk Keuntungan Pribadi.

“Oknum Wartawan dan LSM abal-abal tidak perlu ditakuti dan diberi Apresiasi karena akan merugikan pejabat itu sendiri, itu jelas melanggar ketentuan hukum, bagi pejabat atau masyarakat yang merasa dirugikan oleh oknum tersebut laporkan saja ke Polisi” terangnya.

Menurut dia Profesi Wartawan itu sangat mulia dan harus dijalankan sesuai dengan ketentuan hukum dan kode etik jurnalis yang berlaku, ungkapnya.

“Demi untuk mempertahankan Kehormatan Jurnalistik, kita harus menjaga Profesi dari pihak lain yang nengganggu kehormatan profesi wartawan itu”

Untuk LSM harus jelas legalitasnya, contohnya harus Punya Akta Pendirian dari Notaris, Surat Keterangan Terdaftar di Kesbang-Pol, serta surat izin dari Menkum dan HAM RI, ujarnya.

Hal yang sama  disampaikan Parles Bustamam, Dpt. salah satu tokoh masyarakat  menurutnya kepada para pejabat publik diminta  menanyakan Identitas Wartawan apakah Media memiliki badan hukum yang Legal sesuai dengan yang diamanahkan oleh Undan-Undang, misalnya Perusahaan Media Cetak dan Online atau sejenisnya harus memiliki badan hukum Perseroan Terbatas (PT) yang terdaftar di Menkum dan HAM RI yang dibuktikan dengan SK Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia, jika tidak memenuhi syarat tersebut Pejabat ataupun Masyarakat berhak untuk menolaknya, ” terangnya

Untuk itu diminta kepada Kabag Humas Pemkab Kerinci dan Pemkot Sungai Penuh agar segera menertibkan dan mengumumkan kepada publik mana Perusahaan Media yang Resmi (berbadan hukum) dan mana yang abal-abal, kemudian hasilnya diumumkan kepada masyarakat luas dan Instansi terkait agar masyarakat tau, ” ucapnya.  ( Edi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here