Puluhan Tahun Konflik Hingga Memakan Korban, Akhirnya Al Haris Mampu Damaikan Warga Empang Benao

0
222

Meramgin, Suara Online Independent – Sempat terjadi sengketa lahan yang menimbulkan konflik antara dua belah pihak, yaitu
warga Empang Benao dan PT KDA yang pernah memakan korban sejak tahun 1999 akhirnya hari ini, Minggu (11/2/2018) terselesaikan.

Penyelesaian itu setelah Bupati Merangin, Al Haris yang beberapa waktu lalu menggelar pertemuan dan menyepakati kedua belah pihak untuk berdamai dengan menyepakati beberapa hal untuk tidak lagi bersengketa

Dari hasil pertemuan yang telah dilakukan itu, terdapat kesepakatan dari kedua belah pihak untuk berdamai dengan menandatangani kesepakatan penyelesaian masalah.

“Dari hasil pertemuan ini pihak perusahaan sudah membuka ruang untuk bekerjasama secara baik dengan masyarakat, dan masyarakat juga sudah bersepakat dengan perdamaian yang sudah dimediasi. Kami berharap kedepan setelah ada kesepatakan ini kasus ini akan segera selesai dan tetap berpegang teguh pada janji kesepakatan,” ujar Bupati Al Haris.

Bupati Al Haris juga mengatakan, jika kesepakatan perdamaian tersebut sangatlah baik, sehingga antara warga dan PT KDA bisa saling membangun dan hidup rukun berdampingan.

“Karena konflik ini dibenci Allah, maka dengan ridho-Nya hari ini kita bersama bersepakat untuk berdamai,” sebut Bupati Al Haris.

Perdamaian tersebut kata Bupati Al Haris, juga ditandai dengan memotong kerbau dan beras seratus, hal tersebut sesuai yang tercatat dalam adat.

“Dalam adat disebut luko dipampeh, mati dibangun, artinya setelah ini tidak ada konflik lagi. Tinggalkan yang sudah terjadi dan mulailah melangkah bersama untuk masa depan,” sebutnya.

Sementara itu, Kades Empang Benao, menuturkan, sangat berterima kasih kepada Bupati Al Haris yang telah mampu memediasi sehingga mampu membuat perdamaian.

“Kita ingin persoalan sengketa cepat selasai. Masyarakat bisa hidup tenang, makanya kami berharap tidak ada lagi kejadian terjadi dikemudian hari,”tuturnya.

Dengan hal tersebut, kami berharap kepada masyarakat agar menyepakati kesepakatan tersebut.

“Karena dari PT KDA sudah menyepakati tuntutan kami, maka semua kami anggap selesai,” tandasnya

Sumber :RedaksiJambi. Com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here