Sewa Lapak Dipasar Malam Pada Hut Kota Sungaipenuh Disoal

0
196

Sungaipenuh ,Suara independent.co.id – Meski pelaksanaan Hut Kota Sungaipenuh tahun 2018 sukses ,namun masih muncul beberapa keluhan dari masyarakat , terutama para pedagang pasar malam yang ikut menyemarakan keramaian Hut.

Pantauan Suara Independent mahalnya kontrakan lapak yang disewakan  oleh Pemkot terhadap Para pedagang membuat suasana Hut Kota Sungaipenuh menjadi sorotan , pasalnya sewa lapak yang di berikan ke sejumlah pedagang terlalu mahal sehingga menimbulkan keluhan bagi pedagang , tidak hanya itu demkian juga dengan pasilitas lainnya seperti WC di lokasi jarang dibuka oleh petugas sehingga pedagang harus mengelurkan lagi biaya ojek mencari WC yang ada di Kota Sungaipenuh.

Fredi salah satu pedagang mengatakan, kehadiran kami di pesta rakyat Kota Sungaipenuh memenuhi undangan dari Pemkot agar bisa meramaikan acara Hut , tapi sangat disayangkan harga lokasi berjualan  ditargetkan oleh pemkot 3.800.000 lokasi selama berlansungnya acara mulai dari pembukaan sampai penutupan kurun waktu 4 hari ,sementara kondisi sepi , ” terangnya

” Menurutnya ,oklah soal sewa tidak jadi masalah namun yang jadi persolan pada waktu malam kondisi lampu selalu hidup mati membuat suasana jual beli menjadi kacau , ” demikian juga dengan Wc jarang dibuka oleh panitia,” ucapnya .

” seharusnya penitia mempersiapkan genset yang stanbay dilokasi , saat terjadi pemadaman genset siap dihidupkan

“Kita meminta kepada pemkot kedepannya segera menutupi kelemahan – kelemahan seperti ini agar jangan terjadi pada tahun depannya ,” tandasnya.

Sementara saat berita ini dipublishkan kadis diprindagkop saat  dikonfirmasikan tidak berada ditempat ( Deni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here