Simposium Regional Kayu Manis Koerinji Berlansung Sukses

0
248

Kerinci, Suara Independent- Acara Simposium Regional Kayu Manis Kerinci yang dilaksanakan pada Rabu( 16/1/2019) berlansung sukses

Acara yang bertempat di ruang pola Pemda Kerinci dihadiri langsung oleh Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian Republik Indonesia

Bupati Kerinci H.Adirozal dalam sambutannya mengatakan kehadiran Dirjen Perkebunan Kemantrian Pertanian  membawa angin segar bagi masyarakat Kabupaten Kerinci dalam meningkatkan kesejahteraannya, khusus di bidang pertanian dan perkebunan,” ungkap bupati .

” kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kerinci mengucapkan tselamat datang Dirjen Perkerbuanan Kementrian Pertanian  berserta rombongan di Kabupaten Kerinci, ” sebut bupati

Dikatakan Bupati, kita ketahui bersama Kabupaten Kerinci merupakan daerah yang memiliki iklim tropis dengan curah hujan yang cukup tinggi dan memiliki tanah yang subur sehingga berpontensi untuk pengembangan sektor pertanian tanaman pangan dan perkebunan .

Salah satu  subsektor perkebunan,yang memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan adalah Kuyu Manis , hal ini didukung oleh kondisi alam di Kabupaten Kerinci yang sangat baik untuk budidaya tanaman tersebut,” terang bupati

Dikatakan Bupati untuk saat ini luas tanaman Kayu Manis sebelum tahun 2016 seluas 38.598 Ha, setelah itu meningkat menjadi 40.762 Ha dengan produksi mencapai 53.249 Ton  / tahun kulit kering ( Stastistik tahun 2018, yang dipasarkan ke pasar dalam Negeri dan luar Negeri.

Memgingat pangsa pasar yang cukup baik maka prospek pengembangan dan perluasan perkebunan kayu manis di Kabupaten Kerinci cukup terbuka lebar apalagi Kabupaten Kerinci  masih memiliki lahan produktif seluas lebih kurang 12.00 Ha yang tersebar diwilayah Kabupaten Kerinci

Oleh karena itu pemerintah daerah telah melakukan berbagai usaha diantaranya telah memiliki sertifikat indiikasi geografis dari kementrian hukum dan HAM pada tahun 2016 dengan adanya sertifikat tersebut harga Kayu Manis kering ditingkatkan petani saat ini meningkat hingga Rp. 48.000,-/ Kg Gtid Stik AA Kering ,” terang bupati ( Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here