Supriadi : Terimakasih Pak Adirozal, Kami Warga Renah Pemetik Kini Sudah Menikmati Listrik dan Jalan Kamipun Juga Sudah di Perbaiki

0
536

KERINCI,SI -Supriadi warga asal Kemantan yang kini tinggal di daerah Renah Pemetik (perladangan), Kecamatan Air Hangat Timur tidak bisa menahan luapan kegembiraannya ketika langsung bertatap muka dengan calon bupati inkumben Adirozal. Sabtu malam, (11/3/2018) di Gedung Serba Guna Kemantan.

Disaksikan langsung oleh tokoh masyarakat Kemantan dan ratusan masyarakat Desa Kemantan yang memadati gedung serba guna tersebut. Dia menyampaikan ucapan terimakasih kepada Adirozal yang telah memperhatikan Renah Pemetik.

“Saya ini adalah warga Renah Pemetik Pak Adirozal. Saya pribadi dan mewakili masyarakat Renah Pemetik mengucapkan terimakasih kepada Bapak yang telah memasukkan kami listrik. Sehingga saat ini rumah kami di Renah Pemetik sudah terang,” kata Supriadi.

Kemudian dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada calon bupati inkumben Adirozal yang telah memperbaiki dan terus membuka akses jalan di Renah Pemetik. Akses jalan yang telah dibuka adalah melalui Kemantan dan Sungai Tutung.

“Saya ini selain warga Kemantan yang tinggal di Renah Pemetik, juga seorang sopir. Sekarang ini akses jalan dari Kemantan ke Renah Pemetik sudah lancar dan sudah diperbaiki. Dan tidak benar bahwa kondisi jalan ke Renah Pemetik itu rusak. Terimakasih Pak Adirozal,” katanya lagi.

Bungkarman, tokoh masyarakat Kemantan juga mengatakan sama. Menurutnya, Adirozal telah banyak memperhatikan pembangunan di Kemantan khususnya dan kecamatan Air Hangat Timur pada umumnya. Menurutnya, Adirozal sudah banyak berbuat untuk masyarakat Kemantan dan Air Hangat Timur.

“Pak Adirozal sudah banyak berbuat untuk masyarakat Air Hangat Timur dan Kemantan Khususnya. Di Kecamatan, Pak Adirozal sudah membuka akses jalan menuju objek wisata air terjun di Kemantan. Dan juga sudah membuka jalan poros menuju Renah Pemetik dari Kemantan dan Sungai Tutung,” terangnya.

Sementara itu, Adirozal mengungkapkan, masuknya listrik hingga renah pemetik merupakan perjuangan dari dirinya untuk mensejahterakan masyakat. Sehingga masyarakat renah pemetik bisa menikmati listrik.

Untuk perbaikan jalan renah pemetik akan diupayakannya setelah kondisi jalan renah pemetik yang dibangun di era pemerintahan sebelumnya sudah berumur diatas lima tahun. “Sesuai aturan usia jalan itu kurang dari 5 tahun. Kalau sudah lebih 5 tahun tentu akan kita bangun jalan disana,” terangnya

Selain itu dirinya menyayangkan telah banyaknya dana yang mengalir untuk pembangunan jalan di Renah Pemetik diera pemerintahan sebelumnya. Namun, kondisi jalan di Renah Pemetik jauh dari harapan.

“Direnah pemetik itu diera sebelumnya sudah menyedot dana Rp 38 milyar. Semestinya, dengan dana segitu, masyarakat Renah pemetik sudah bisa menikmati jalan aspal,” terang Adirozal.(Red)

oleh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here